WhatsApp
"Inspirasi Desain Bangunan RumahBangunan by Qhomemart"
Cara Pasang Exhaust Fan Dapur agar Asap dan Bau Masakan Keluar

Cara Pasang Exhaust Fan Dapur agar Asap dan Bau Masakan Keluar

Cara pasang exhaust fan dapur perlu dilakukan dengan benar agar fungsi sirkulasi udara benar-benar terasa. Banyak dapur sudah dilengkapi exhaust fan, tetapi asap masakan tetap menyebar, bau bertahan lama, dan ruangan terasa panas. Penyebabnya sering kali bukan pada kualitas exhaust fan, melainkan kesalahan pemasangan.

Di rumah Indonesia, dapur kerap berada di area tertutup, menyatu dengan ruang makan, atau memiliki ventilasi terbatas. Kondisi ini membuat exhaust fan dapur menjadi solusi penting untuk menjaga udara tetap segar. Agar hasilnya maksimal, pemasangan exhaust fan harus memperhatikan posisi, arah pembuangan, dan teknik instalasi yang tepat.

Kapan Dapur Perlu Dipasang Exhaust Fan?

Exhaust fan sangat dibutuhkan pada dapur yang minim sirkulasi udara alami. Dapur tanpa jendela atau ventilasi kecil akan cepat dipenuhi asap dan panas saat memasak.

Selain itu, dapur yang sering digunakan untuk menggoreng, memasak bersuhu tinggi, atau menggunakan kompor gas besar juga membutuhkan exhaust fan agar uap minyak dan bau masakan tidak menyebar ke seluruh rumah.

Menentukan Lokasi Exhaust Fan yang Tepat

Salah satu kunci utama dalam cara pasang exhaust fan dapur adalah pemilihan lokasi. Exhaust fan sebaiknya dipasang dekat sumber asap, tetapi tetap pada jarak aman dari kompor.

Posisi yang terlalu dekat dengan api bisa mempercepat kerusakan, sementara posisi yang terlalu jauh membuat exhaust fan kurang efektif menarik asap. Idealnya, exhaust fan dipasang di dinding atau plafon bagian atas dapur.

Menentukan Arah Pembuangan Udara

Pastikan exhaust fan membuang udara langsung ke luar rumah. Kesalahan umum adalah mengarahkan pembuangan ke area tertutup seperti plafon atau gudang.

Arah pembuangan yang salah membuat udara kotor tidak benar-benar keluar, sehingga bau dan panas tetap terjebak di dalam rumah.

Persiapan Sebelum Memasang Exhaust Fan Dapur

Sebelum pemasangan, periksa kondisi dinding atau plafon yang akan menjadi tempat exhaust fan. Pastikan area tersebut cukup kuat dan tidak mengganggu struktur bangunan.

Selain itu, siapkan sumber listrik yang aman dan mudah dijangkau. Exhaust fan dapur digunakan cukup sering, sehingga instalasi listrik harus rapi dan sesuai standar.

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan

Beberapa alat dasar yang dibutuhkan antara lain bor, obeng, meteran, pensil penanda, dan tang. Jika exhaust fan dipasang di dinding, sesuaikan alat dengan jenis material dinding.

Pastikan juga tersedia kabel listrik berkualitas dan sekrup yang sesuai agar exhaust fan terpasang kokoh dan aman digunakan.

Cara Pasang Exhaust Fan Dapur Langkah demi Langkah

1. Menentukan dan Menandai Posisi Pemasangan

Langkah awal cara pasang exhaust fan dapur adalah menentukan posisi pemasangan. Tandai area yang akan dilubangi menggunakan pensil agar posisi exhaust fan presisi.

Pastikan posisi tersebut tidak terhalang balok atau instalasi lain di dalam dinding atau plafon.

2. Membuat Lubang di Dinding atau Plafon

Buat lubang sesuai ukuran exhaust fan. Lubang harus pas agar exhaust fan dapat terpasang dengan rapi dan tidak longgar.

Kerjakan proses ini dengan hati-hati agar tidak merusak area sekitar lubang.

3. Memasang Rangka atau Dudukan Exhaust Fan

Pasang rangka atau dudukan exhaust fan terlebih dahulu jika tersedia. Dudukan ini berfungsi menahan exhaust fan agar tidak bergeser saat digunakan.

Pastikan rangka terpasang lurus dan kuat sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

4. Memasang Unit Exhaust Fan

Masukkan unit exhaust fan ke dalam lubang yang telah disiapkan. Pastikan arah putaran sesuai dengan arah pembuangan udara ke luar rumah.

Kencangkan exhaust fan menggunakan sekrup hingga benar-benar stabil dan tidak bergetar.

5. Menyambungkan Instalasi Listrik

Sambungkan exhaust fan ke sumber listrik sesuai petunjuk. Pastikan kabel terlindung dari air dan panas dapur.

Jika tidak terbiasa dengan pekerjaan listrik, sebaiknya gunakan jasa teknisi untuk menghindari risiko korsleting.

6. Uji Coba Exhaust Fan

Setelah semua terpasang, nyalakan exhaust fan untuk memastikan kinerjanya. Perhatikan apakah exhaust fan menarik udara keluar dengan baik.

Jika muncul suara tidak normal atau getaran berlebihan, segera periksa kembali pemasangannya.

Tips Agar Exhaust Fan Dapur Bekerja Lebih Optimal

Agar exhaust fan bekerja maksimal, pastikan tidak ada penghalang di area pembuangan udara. Bersihkan kisi-kisi secara berkala agar aliran udara tetap lancar.

Selain itu, pilih exhaust fan dengan kapasitas yang sesuai ukuran dapur. Exhaust fan yang terlalu kecil akan bekerja lebih berat dan kurang efektif.

Kesalahan Umum Saat Memasang Exhaust Fan Dapur

Kesalahan paling sering adalah arah putaran yang salah, sehingga exhaust fan justru mendorong udara ke dalam dapur.

Kesalahan lain adalah memasang exhaust fan terlalu rendah, sehingga daya hisapnya kurang optimal dan mudah terkena cipratan minyak.

Perawatan Exhaust Fan agar Tahan Lama

Exhaust fan dapur perlu dibersihkan secara rutin dari debu dan minyak. Kotoran yang menumpuk akan menghambat putaran kipas.

Lakukan pembersihan setidaknya setiap beberapa bulan agar exhaust fan tetap bekerja optimal dan awet.

Menyesuaikan Exhaust Fan dengan Ukuran Dapur

Untuk dapur kecil, exhaust fan berukuran standar biasanya sudah cukup. Namun, dapur besar atau dapur dengan aktivitas memasak intensif membutuhkan exhaust fan dengan daya lebih besar.

Menyesuaikan kapasitas exhaust fan dengan ukuran dapur akan meningkatkan efisiensi sirkulasi udara.

Rekomendasi Exhaust Fan dan Perlengkapan Pendukung

Pilih exhaust fan dapur dari produk yang sesuai standar dan mudah dirawat. Selain exhaust fan, pastikan juga menggunakan aksesori pendukung yang berkualitas.

Berbagai pilihan exhaust fan dapur dan perlengkapan ventilasi tersedia di Qhomemart, sehingga memudahkan penyesuaian dengan kebutuhan dapur rumah.

Penutup

Cara pasang exhaust fan dapur yang benar akan sangat berpengaruh pada kenyamanan dapur sehari-hari. Dengan pemasangan yang tepat, asap, bau, dan panas masakan dapat dikeluarkan secara efektif.

Perencanaan yang matang, pemasangan rapi, dan perawatan rutin akan membuat exhaust fan dapur bekerja optimal dan tahan lama untuk penggunaan jangka panjang.